JAMBERITA.COM - Kemas Faried Alfarelly sebagai caleg dari Partai Golkar memberi masukan kepada lembaga penyelenggara.
Salah satunya pada sistem kampanye. "Sebelumnya kami para caleg tidak diperbolehkan membuat baliho untuk memberi tahu masyarakat. Baru ini diperbolehkan untuk memasang alat peraga," katanya pada dialog.

Dan juga dengan bentuk kertas suara yang tidak ada gambar. Jangankan untuk mengingat nama, bisa saja masyarakat memilih yang lain.
"Makanya kedepan perlu formulasi yang baik untuk pemilu yang akan datang agar kedepan pemilu semakin baik," imbuhnya.(sm)
Semua Untuk Rakyat, Misi Seluruh Caleg Dapil III pada Dialog Ngopi Caleg
Bertemu Dengan Jokowi di Istana Bogor, Yusril: Insya Allah, Kan Sudah Sama-Sama!


Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang



